Berita

Percepatan Pelaksanaan PBJ Bersinergi Dengan BUMD Provinsi NTB

1677036463732

Mataram, 22 Februari 2023, Kepala Biro PBJ NTB Roni Yuhaeri, A. Pi., M. Pi. dalam sambutannya pada kegiatan Sosialisasi Percepatan Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa  yang bersinergi dengan PT Jamkrida NTB Bersaing sabagai BUMD Provinsi NTB, menekankan kepada para PPK lingkup Pemprov NTB terkait penting nya penilaian Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) yang terdiri dari, Pemanfaatan Sistem pengadaan, Kualifikasi dan kompetensi SDM serta Tingkat kematangan UKPBJ. Perlu diketahui bahwa Pemerintah Provinsi NTB pada Tahun 2022 memiliki nilai ITKP sebesar 74,4 dengan predikat baik.

Kegiatan sosialisasi yang di adakan di Aula Prime 3, Hotel Prime Park Mataram, Kepala Biro PBJ juga menyampaikan bahwa capaian yang telah diperoleh merupakan hasil sinergi dari berbagai pihak sehingga bisa mendapatkan predikat tersebut. Untuk kedepan nya Kepala Biro PBJ berpesan kepada seluruh peserta yang hadir untuk bisa menjalankan tugas yang telah diamanatkan dengan didasarkan pada niat yang tulus dan ikhlas.

Kegiatan ini mensosialisasikan terkait percepatan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa, sosialisasi jaminan pengadaan barang dan jasa, dan terkait e-purchasing serta penilaian kinerja penyedia. Kegiatan Sosialisasi dihadiri oleh Kepala Biro PBJ, Direktur PT Jamkrida NTB Bersaing, dan PPK seluruh OPD lingkup pemerintah provinsi NTB.

Acara berlanjut ke penyampaian materi yang disampaikan oleh Suherman, S.T., M.T. (Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa) yang membawakan materi "Sosialisasi Percepatan Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah", dalam rangka mendukung percepatan pengadaan barang/jasa Pemerintah Tahun 2023. Kabag PBJ menyampaikan kebijakan-kebijakan yang dapat dilakukan oleh Kepala OPD, PA/KPA, PPK, Kepala UKPBJ, dan Pokja Pemilihan terkait pelaksanaannya.

Materi kedua dilanjutkan oleh Lalu Taufik Mulya Jati (Direktur PT Jamkrida NTB Bersaing) dengan materi "Penjaminan Pengadaan Barang/Jasa (surety bond). Lalu Taufik menyebutkan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi NTB menjadi mitra terbesar yang menggunakan jasa PT Jamkrida NTB Bersaing dengan presentase sebesar 43,35%. Lebih lanjut Lalu Taufik menuturkan "Saya berharap persentase tersebut dapat dipertahankan dan  bahkan bisa ditingakatkan melalui kegiatan ini".

Penyampaian materi terakhir disampaikan oleh Syamsul Jayadi, S. AP. (JF PPBJ-Ahli Pertama) dengan materi "Panduan Penginputan E-Kontark pada E-Katalaog dan SPSE". Syamsul Jayadi menyampaikan bahwa berdasarkan hasil Monev ITKP penilaian pada indikator E-Purchasing Pemprov NTB masih bernilai 0, hal ini dikarenakan PPK tidak menyelsaikan tahapan-tahapan yang diminta pada sistem, untuk itu Syamsul Jayadi membrikan tutorial penginputan E-Kontrak.

Harapannya dengan adanya Sosialisasi ini dapat mewujudkan Percepatan Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa pada Tahun 2023.