Berita

Biro PBJ NTB Gelar Bimtek SPSE, SIKaP dan e-Katalog Versi 6 untuk Penyedia se-Pulau Sumbawa

Biro PBJ NTB Gelar Bimtek SPSE, SIKaP dan e-Katalog Versi 6 untuk Penyedia se-Pulau Sumbawa

Sumbawa – Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Provinsi Nusa Tenggara Barat terus mendorong peningkatan kapasitas pelaku pengadaan barang/jasa melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi SPSE, SIKaP, dan e-Katalog versi 6 bagi penyedia se-Pulau Sumbawa, yang dilaksanakan pada Kamis, 23 April 2026.

 

Kegiatan ini berlangsung di Lantai 3 Aula H. Madilaoe ADT, Kantor Bupati Sumbawa, dengan diikuti oleh para penyedia barang/jasa dari berbagai wilayah di Pulau Sumbawa.

Bimtek ini menghadirkan narasumber dari Tim Jabatan Fungsional Pengelola Pengadaan Barang/Jasa (JF PPBJ), yang terdiri dari Ahli Madya, Ahli Pertama, serta Tim Helpdesk LPSE yang berpengalaman dalam pengelolaan sistem pengadaan secara elektronik.

 

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bupati Sumbawa (Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P.) yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pemahaman terhadap sistem pengadaan digital guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta daya saing penyedia lokal dalam mengikuti proses pengadaan pemerintah.

Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman teknis dan praktik langsung terkait penggunaan aplikasi SPSE, pengelolaan data penyedia pada SIKaP, serta mekanisme transaksi pada e-Katalog versi 6 yang merupakan bagian dari transformasi digital pengadaan barang/jasa pemerintah.

 

Sementara itu Kepala Biro PBJ Setda Provinsi NTB (Marga Sulkifli Rayes) dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam memperkuat ekosistem pengadaan yang profesional dan berintegritas. Ia berharap melalui bimtek ini, para penyedia tidak hanya memahami aspek teknis penggunaan aplikasi, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas penawaran serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

 

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kesiapan penyedia dalam beradaptasi dengan perkembangan sistem pengadaan yang terus mengalami pembaruan, termasuk implementasi e-Katalog versi 6 yang mendorong proses pengadaan menjadi lebih cepat, transparan dan efesien.

 

Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman teknis dan praktik langsung terkait penggunaan aplikasi SPSE, pengelolaan data penyedia pada SIKaP, serta mekanisme transaksi pada e-Katalog versi 6 yang merupakan bagian dari transpormasi digital pengadaan barang/jasa pemerintah.

Biro PBJ NTB berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi penyedia serta mendorong partisipasi aktif dalam ekosistem pengadaan nasional yang semakin modern, transparan, dan efisien. (one)