Berita

Biro PBJ dan Biro Perekonomian Provinsi NTB Kunjungi Dese Pengembur Kecamatan Pujut dalam Kegiatan Jum’at Salam

Biro PBJ dan Biro Perekonomian Provinsi NTB Kunjungi Dese Pengembur Kecamatan Pujut dalam Kegiatan Jum’at Salam
Lombok Tengah (26/1/2024) Biro PBJ dan Biro Perekonomuan mengunjungi masyarakat Desa Pengembur Kecamatan Pujut dalam kegiatan Jum’at Salam akhir pekan bulan Januari 2024. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Biro Perekonomian dan Biro PBJ Setda Provinsi NTB dan Pemerintah Desa Pengembur. Dalam sambutannya Perwakilan Biro Perekonomian dan Biro PBJ menyampaikan kegiatan Jum’at salam merupakan metode atau cara pemerintah Provinsi NTB untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, Kegiatan Jum’at Salam diharapkan dapat memberikan input positif kepada Pemerintah Provinsi sehingga berbagai masalah di Desa dapat diseslesaikan. Selain itu juga bahwa momen Jum’at Salam menjadi tempat yang efektif untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat dan keinginan masyarakat kepada Pemerintah Daerah. Dalam kesempatan itu juga Biro PBJ mengajak pelaku usaha UMKM yang ada di Desa Pengembur untuk ikut bagian program pemerintah dalam eKatalog Lokal Pemerintah Provinsi NTB, karena melihat masyarakat Desa Pengembur tumbuh beberapa UMKM yang dapat ikut menjual produk-produk UMKM mereka melalui eKatalog seperti Kerajinan Rotan dan Vaping Blok Pelaku UMKM bisa mendaftar sebagai penyedia barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program dan kegiatan sepanjang tahun. Tentunya, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha untuk bisa menjadi penyedia barang dan jasa, khususnya pada aspek legal formal, yaitu kepemilikan nomor induk berusaha (NIB) dan nomor pokok wajib pajak (NPWP), di samping kualitas dan harga produk yang bersaing. “Pemerintah Provinsi NTB memberikan kesempatan dan dukungan kepada pelaku UMKM, salah satunya dengan menyediakan kesempatan menjadi penyedia jasa melalui e-katalog lokal Provinsi NTB,”. Pelaku UMKM dari sektor manapun dapat memanfaatkan peluang yang diberikan karena kebutuhan dari setiap organisasi perangkat daerah pun berbeda-beda, mulai dari alat tulis kantor, fesyen, makanan dan minuman, termasuk jasa pemeliharaan gedung, kebersihan, hingga keamanan. (one)