Kepala LKPP Abdullah Azwar Anas dalam acara Launching IndoBuildTech Premier Exhibition dan Kick Off IndoBuildTech Awards

Jakarta – Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Abdullah Azwar Anas mendukung dan mendorong kolaborasi antara pemerintah dan asosiasi pelaku usaha dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi Indonesia.

Anas mengatakan, kolaborasi dan kerja keras yang dilakukan Presiden Jokowi membuahkan hasil yang mengagumkan seperti penurunan tingkat pengangguran, pertumbuhan ekonomi yang terjaga, dan inflasi yang relatif terkendali dibanding lonjakan yang terjadi di berbagai negara di dunia. Hal tersebut akan berdampak pada perekonomian yang ke depannya diyakini akan tumbuh dengan baik.

Anas mengajak para pelaku usaha untuk optimistis dalam memajukan Indonesia. LKPP telah membenahi ekosistem pengadaan barang/jasa pemerintah agar bisa berdampak optimal pada perekonomian dengan mengutamakan produk dalam negeri/PDN dan UMK-Koperasi.

“Presiden Jokowi menginstruksikan agar belanja barang/jasa pemerintah fokus pada PDN dan UMK-Koperasi sehingga bisa memberi nilai tambah optimal bagi perekonomian,” ungkap Anas dalam peluncuran IndoBuildTech Premier Exhibition dan Kick Off IndoBuildTech Awards, di Jakarta, Kamis (21/7/2022).

“Kebijakan afirmasi untuk mengutamakan PDN dan UMK-Koperasi sesuai arahan Presiden Jokowi, akan menjadi salah satu instrumen yang bisa menjaga Indonesia dari ancaman resesi dan situasi ketidakpastian ekonomi global,” imbuh Anas.

Anas menegaskan, saat ini sudah membekukan lebih dari 11.000 produk impor di E-Katalog karena subtitusi produk dalam negeri (PDN) sudah ada. Inilah saatnya PDN menjadi tuan di negerinya sendiri. Kepala LKPP juga mengajak pelaku usaha yang memiliki produk yang bagus tetapi volumenya masih kecil, dipersilahkan untuk bergabung dalam katalog lokal.

Selain hal di atas, Kepala LKPP juga menyampaikan bahwa LKPP turut mengawal kebijakan pengadaan pada pembangunan IKN. “Salah satu hal yang menarik dalam pembangunan IKN adalah repeat order dan beauty contest,” tambah Anas.

Dalam penutupannya, Kepala LKPP meyakinkan kepada para pelaku usaha bahwa LKPP akan memudahkan penyedia yang memiliki PDN di e-katalog sehingga pemerintah akan lebih mudah melaksanakan realisasi anggaran karena tidak perlu tender sehingga sangat efisien. (gun)

Kategori: Info LKPP

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.